Pasuruan, 1 Desember 2025 - Upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam merealisasikan salah satu dari 33 Program Prioritas unggulannya menunjukkan kemajuan signifikan. Program yang fokus pada Peningkatan Kualitas Sarana Prasarana, Akses, serta Kualitas Sumber Daya Manusia di bidang Pendidikan dan Kesehatan ini kini diwujudkan nyata melalui gebrakan Unit Organisasi Bersifat Fungsional (UOBF) Puskesmas Wonorejo.
Terhitung mulai tanggal 1 Desember 2025, UOBF Puskesmas Wonorejo telah resmi membuka layanan Gawat Darurat (UGD) dan Persalinan selama 24 jam penuh. Pembukaan layanan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses kesehatan yang merata dan berkualitas bagi masyarakat Wonorejo dan sekitarnya.
Yang menjadikan layanan ini semakin istimewa adalah dukungan penuh dari program Universal Health Coverage (UHC). Ini berarti, masyarakat Pasuruan yang telah terdaftar sebagai peserta UHC dapat memanfaatkan fasilitas UGD dan persalinan 24 jam ini dengan jaminan pembiayaan yang optimal, sesuai dengan ketentuan UHC yang berlaku.
Kepala UOBF Puskesmas Wonorejo menyatakan, "Peningkatan jam layanan ini adalah jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat, sekaligus komitmen kami untuk mendukung penuh visi Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Dengan layanan 24 jam, kami memastikan tidak ada lagi kasus kegawatdaruratan yang terlambat ditangani, khususnya dalam proses persalinan."
Langkah UOBF Puskesmas Wonorejo ini sekaligus menjadi bukti nyata efektivitas program prioritas Kabupaten Pasuruan di sektor kesehatan. Dengan adanya layanan 24 jam yang didukung fasilitas dan SDM yang memadai, kualitas pelayanan kesehatan di tingkat primer meningkat drastis.
Selain sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga terus menggenjot implementasi program prioritasnya di sektor pendidikan, memastikan sinergi antara peningkatan mutu SDM, sarana, dan prasarana berjalan seiringan demi terciptanya masyarakat Pasuruan yang sehat dan cerdas.
Pesan Utama: Pembukaan UGD dan Persalinan 24 jam di Puskesmas Wonorejo ini diharapkan dapat meningkatkan indeks kesehatan masyarakat secara signifikan
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini